LQ-RCO Peralatan insinerasi katalitik penyimpanan panas
Cat:Peralatan
Ringkasan Penyimpanan Termal Oksidasi Katalitik (Regenerative Catalytic Oxidizer/RCO) adalah peralatan pengolahan gas limbah organik yang m...
Lihat detailnya Tindakan Perlindungan Keamanan untuk Peralatan Pengolahan Gas Limbah Organik
(1) Pemilihan Desain dan Material
Gunakan paduan atau bahan keramik yang tahan suhu tinggi dan tahan korosi untuk mencegah komponen korosif dalam gas buang merusak peralatan.
Gunakan bahan antistatis dan isolasi pada komponen utama untuk mengurangi risiko ledakan yang disebabkan oleh pelepasan muatan listrik statis.
(2) Sistem Pemantauan dan Alarm
Pasang monitor konsentrasi online di pipa saluran masuk untuk memantau konsentrasi VOC secara real time untuk mencegah ledakan yang disebabkan oleh melebihi standar.
Konfigurasikan perangkat interlock alarm multi-titik seperti suhu, tekanan, dan kebocoran. Begitu terjadi kelainan, peralatan akan mati secara otomatis dan mengaktifkan rencana darurat.
(3) Prosedur Operasional dan Pelatihan
Kembangkan manual pengoperasian yang ketat untuk memperjelas urutan pengaktifan, pematian, dan pemeliharaan, serta memastikan bahwa sistem perawatan dimulai terlebih dahulu dan kemudian dihentikan.
Melaksanakan pelatihan keselamatan secara teratur agar operator memahami prinsip-prinsip peralatan, potensi bahaya, dan prosedur tanggap darurat.
(4) Rencana Pemeliharaan dan Darurat
Tetapkan sistem inspeksi harian, periksa secara teratur lapisan anti korosi, segel, dan perangkat proteksi kebakaran, dan ganti suku cadang yang aus tepat waktu. Siapkan rencana darurat yang lengkap, termasuk tindakan tanggap cepat terhadap kebocoran, kebakaran, ledakan, dll., dan lengkapi dengan fasilitas pemadam kebakaran yang sesuai.
Apa saja teknologi pengolahan gas limbah organik yang umum?
(1) Metode adsorpsi Gunakan adsorben berpori seperti karbon aktif, serat karbon aktif, atau roda zeolit untuk menangkap dan mengkonsentrasikan VOC dengan konsentrasi rendah dan aliran tinggi secara efisien. Setelah adsorpsi, pelarut organik yang berharga dapat diperoleh kembali melalui dekomposisi termal atau desorpsi uap, sehingga mewujudkan daur ulang sumber daya.
(2) Metode pembakaran/oksidasi Pembakaran langsung suhu tinggi (RTO): Panaskan gas limbah hingga di atas 760℃ dan oksidasi sempurna dalam wadah penyimpan panas keramik multi-ruang, dengan efisiensi pemulihan panas hingga 95%. Pembakaran katalitik regeneratif (RCO): Gunakan katalis berefisiensi tinggi untuk mencapai oksidasi VOC pada suhu rendah 250-350℃, sehingga mengurangi konsumsi energi secara signifikan. Pembakaran langsung (TO): Cocok untuk gas limbah dengan konsentrasi tinggi dan aliran rendah, menggunakan gas atau bahan bakar untuk pembakaran langsung, dengan efisiensi pengolahan tinggi tetapi konsumsi energi yang relatif tinggi.
(3) Metode pemulihan dan penyerapan kondensasi
Dengan menurunkan suhu atau meningkatkan tekanan, komponen organik dengan titik didih tinggi dikondensasi menjadi cairan. Sangat cocok untuk pemulihan dan pemanfaatan gas limbah satu komponen dengan konsentrasi tinggi.
Metode penyerapan menggunakan penyerap kimia (seperti asam, alkali atau pelarut organik) untuk mengubah VOC menjadi produk cair terbarukan. Hal ini sering digunakan bersamaan dengan perangkat regenerasi berikutnya.
(4) Fotokatalisis, plasma dan bioteknologi
Oksidasi fotokatalitik: Menggunakan sinar UV dan fotokatalis untuk menghasilkan oksigen aktif, molekul organik diurai menjadi CO₂ dan H₂O. Sangat cocok untuk limbah gas konsentrasi rendah dan tidak memiliki polusi sekunder.
Teknologi plasma: Pelepasan tegangan tinggi menghasilkan plasma, menghancurkan struktur molekul organik, dan memiliki keunggulan reaksi cepat dan jejak kecil.
Filtrasi biologis: Gas limbah organik diubah menjadi produk tidak berbahaya melalui metabolisme mikroba. Cocok untuk skenario emisi dengan konsentrasi rendah dan berkelanjutan.